Bagaimana Tidak Membangun Kolam Ikan Koi

Seiring dengan semakin populernya hobi memelihara Koi, maka pembangunan kolam ikan Koi di halaman belakang rumah penduduk mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kesempatan untuk memiliki dan merawat makhluk ramah yang cantik ini memikat banyak orang untuk memulai, yang sering kali ternyata adalah hobi seumur hidup. Pada artikel ini, sebagai penggemar Koi pemula, Anda akan mempelajari beberapa hal yang tidak boleh dilakukan terkait pembuatan kolam Koi.

Ingat, pertama-tama, bahwa setelah kolam ikan Koi dibangun, itu adalah bangunan permanen sehingga pemikiran kesehatan ikan koi dan perencanaan yang cermat sebelumnya sangat penting untuk keberhasilan pembangunan kolam Koi. Jangan, misalnya, memilih lokasi di mana seluruh kolam Koi akan terpapar sinar matahari langsung sepanjang waktu. Kolam ikan koi harus teduh tetapi tidak sepenuhnya dalam kegelapan jadi jangan membangunnya di samping pohon besar juga.

Perlu diingat bahwa ikan Koi mampu tumbuh hingga ukuran yang sangat besar. Koi dewasa memiliki panjang sekitar 36 inci tetapi beberapa telah diketahui tumbuh lebih besar dari ini. Apa pun yang Anda lakukan, hindari membangun kolam kecil atau Anda akan hidup untuk menyesalinya! Ukuran kolam Koi Anda perlu memperhitungkan panjang ikan ini akan tumbuh serta jumlah Koi yang ingin Anda pelihara.

Selain itu, jangan membangun kolam Koi yang dangkal dan mengira itu akan cukup. Perairan dangkal membuat Koi mudah dimangsa predator seperti bangau biru, tetapi juga dapat menyebabkan perubahan besar suhu air secara Ikan koi murah harga peternak tiba-tiba. Yang terakhir ini berbahaya bagi Koi karena akan menyebabkan ikan stres yang tidak semestinya yang akan mengurangi sistem kekebalan mereka dan pada gilirannya membuat mereka rentan terhadap virus dan infeksi. Oleh karena itu, untuk tujuan perlindungan Koi dari predator serta untuk menjaga suhu air kolam tetap stabil, kedalaman kolam Koi yang disarankan adalah minimal 4 kaki.

Berbicara tentang predator, bantu lindungi Koi kesayangan Anda dengan juga memastikan bahwa sisi kolam dibangun secara vertikal curam dan halus. Hindari memilih tepian di sekitar sisi kolam karena rakun diketahui menggunakan tepian untuk membantu mereka menyeberang ke air dan mencuri makan malam untuk diri mereka sendiri.

Jangan membangun kolam ikan Koi tanpa membangun tangki karantina di mana Anda dapat memantau ikan Koi baru untuk melihat tanda-tanda penyakit sebelum memasukkannya ke kolam yang sebenarnya. Tangki terpisah juga dapat berfungsi sebagai area rumah sakit untuk merawat Koi saat mereka sakit atau terluka.

Jaga bentuk kolam ikan Koi sederhana – baik bulat, persegi atau persegi panjang. Bentuk ini paling mudah dibersihkan melalui filter. Jangan berpikir untuk membangun kolam Koi tanpa memasang sistem penyaringan (sebaiknya yang besar). Koi menghasilkan banyak limbah metabolik setiap hari yang harus dibuang secara efisien untuk menjaga air kolam sebersih dan sejernih mungkin. Ini penting untuk menjaga kesehatan ikan ini.

Kolam ikan koi juga membutuhkan pompa untuk mengalirkan air melalui filter, alat sterilisasi ultraviolet untuk menghentikan alga mengubah warna air menjadi hijau, aerator air kolam, dan pemanas kolam. Tanpa yang terakhir, Anda mungkin akan kehilangan beberapa ikan Koi di akhir setiap musim dingin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *